Kinerja BPR-BPRS Tetap Tumbuh Positif di Masa Pandemi (06 Nov 20)
Intelektual muda dan Bank Perkreditan Rakyat-Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPR-BPRS) memiliki peran yang strategis dalam memajukan sektor ekonomi mikro di Indonesia.
Hal itu terungkap pada seminar nasional online yang digelar Asosiasi Program Diploma Keuangan dan Perbankan Indonesia (Adikpi) berkerja sama dengan Perhimpunan Bank Perkreditan Indonesia (Perbarindo).

Penyaluran dana oleh industri BPR-BPRS dalam bentuk kredit tumbuh 3,84 persen atau Rp110 triliun pada Agustus 2020. Sebagian besar dari jumlah itu digunakan untuk pembiayaan UMKM di seluruh Indonesia, ujar Joko Suyanto dalam keterangan persnya, Rabu (4/11/2020).

Joko mengatakan, meski mengalami masa sulit akibat pandemi, namun industri BPR-BPRS tetap mampu tumbuh positif pada posisi Agustus 2020. Aset industri BPR tumbuh sebesar 3,87 persen (yoy) atau mencapai sekitar Rp148 triliun, tandas Joko.

Sementara dari sisi penghimpunan dana (tabungan dan deposito), masing-masing mampu tumbuh 1,52 persen dan 4,17 persen dengan total dana sekitar Rp101 triliun yang berhasil dihimpun dari masyarakat.

Di lain pihak, belum optimalnya investasi dalam peningkatan pengetahauan, keterampilan, dan kesehatan SDM Indonesia menjadi tantangan dan harus dibenahi.